Ya, kalianlah Fairies! Fair is Satisfaction! Ha ha, hanya bercanda. Saya hanya suka memanggil kalian para pembaca sebagai Fairies.
Ya, ini sebenarnya hanyalah kata pengantar untuk blog pertama dan postingan pertamaku. Jadi, saya berharap kalian menikmati apa yang aku unggah di sini dan memberikan banyak cinta padaku
FYI, you can call me Unni. Yeah, do that!
Selamat menikmati antologi puisi milik Unni!
;*;*;
Pengap
Tercancang tuli, aku membisu
Terikat bui, mereka mengadu
Kencana tak kunjung laju
Menanti tangis tersedu
Mengharu biru
Yang akhirnya terendap di kalbu
Almanak kuno tak lagi dianut
Para pujangga dirindu Tuhan
Lama aku menanti
Kicauan Hud-hud
Menyeru pada langit
Pada bumi
Pada maruta
Tuhanku itu esa
Di lingkup Bimasakti
Hamba dan kawan tak ubah butiran debu
Yang dapat melayang
Yang dapat tenggelam
Diseret maruta
Dihempas tepukan
Namun tetap ada
Mengecillah ranah
Hiduplah sepasang manusia di antah berantah
Beranak pinak sampai cicit
Hingga cicit itu bercicit
Bahawa cicitnya telah bercicit pula
Terpaut eksistensi hamba tercenung
Kudapat sunyi ketika bergelung
Dipeluk goni, disangga jerami
Ditemani baki
Dibaui perkakas cenayang
Tercancang dan terpautlah hamba di tangan jahanam
;*;*;
Tidak ada komentar:
Posting Komentar